Posts

Showing posts from December, 2017

Syarah Aqidatul Awam Bait 6

Image
فَاللهُ مَوْجُـوْدٌ قَـدِيْمٌ بَاقِـي (6) مُخَالـِفٌ لِلْـخَـلْقِ بِاْلإِطْلاَقِ Allah itu Wujud (Ada), Qodim (Dahulu), Baqi (Kekal) dan berbeda dengan makhluk-Nya secara mutlak. Sifat Wajib Allah SWT yang dua puluh tersebut adalah sebagai berikut: 1. Wujud (Ada) Allah SWT adalah Tuhan yang wajib kita sembah itu pasti ada. Allah SWT, ada tanpa ada perantara sesuatu dan tanpa ada yang mewujudkan. Firman Allah SWT: إِنَّنِي أَنَا اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلاَةَ لِذِكْرِي (طه.١٤) "Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." (QS. Thaha : 14). Kalau sekarang manusia tidak bisa melihat Allah SWT, itu karena memang ada hijab sehingga manusia tidak mampu melihat Allah SWT, sebagaimana yang dialami oleh Nabi Musa AS (QS. Al-A'raf : 143). Kelak di surga, ketika hijab itu diangkat, manusia akan mampu melihat jel...

Syarah Aqidatul Awam Bait 1-5

Image
أَبْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالرَّحْـمَنِ (1) وَبِالرَّحِـيْـمِ دَائـِمِ اْلإِحْـسَان Saya (Mushonnif/Pengarang Kitab) memulai dengan menyebut nama Allah, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya. Saya (Mushonnif/Pengarang Kitab), yakni Syekh Ahmad Marzuqi Al-Maliki memulai kitab ini dengan menyebut nama Allah SWT, Dzat yang Maha Pengasih (Dzat pemberi nikmat dengan seagung-agungnya nikmat, pokok-pokok nikmat seperti iman, kesehatan, rizqi, pendengaran dsb) dan Maha Penyayang (Dzat pemberi nikmat-nikmat yang bentuknya lembut (cabang) seperti bertambahnya iman, kesempurnaan nikmat, pendengaran, penglihatan dsb.) yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya. فَالْحَـمْـدُ ِللهِ الْـقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ (2) اَلآخِـرِ الْبَـاقـِيْ بِلاَ تَحَـوُّلِ Maka segala puji bagi Allah Yang Maha Dahulu, Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang M...

Ajang Kreatifitas Santri

Image
Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Merupakan hal yang lumrah bagi kalangan santri dan mayoritas muslim indonesia pada umumnya. Bagi santri, peringatan isra miraj merupakan sebuah momentum untuk lebih mempersiapkan diri dan mental mereka guna mengikuti ajang kompetensi paling bergensi yang diselenggarakan oleh fihak internal pengurus dan pengasuh pondok pesantren  sekaligus sebagai bahan evaluasi terhadap kemampuan daya kognitif  dan intelektual para santri selama belajar di pondok. Indikator kemampuan intelektual para santri terhadap capaian muatan bahan ajar atau kajian disiplin ilmu yang biasa dipelajari di pondok pesantren, dapat diukur dengan sejauhmana tingkat prosentase mereka dalam memenangkan setiap ajang perlombaan. oleh karenanya santri yang banyak mengoleksi piala atau medali dalam setiap perlombaan dapat dikategorikan sebagai predikat santri terbaik Antusiasme para santri dan pengurus pesantren pun terhadap peringatan hari besar islam t...

Penomena Api di Dasar Laut

Image
6. Api Dasar Laut “(1) Demi bukit (Sinai), (2) dan kitab yang ditulis (3) pada lembaran terbuka, (4) Demi Baitul Ma’mur (ka’bah), (5) atap yang ditinggikan (langit), (6) dan laut yang di dalam dasarnya ada api.”  (QS. At-Thuur [52]: 1-6). Klausa sajara at-tannur secara bahasa berarti ‘menyalakan api hingga panas’. Sejak diturunkannya AlQur’an hingga berabad-abad setelah itu, orang-orang arab belum mampu menguak fakta bagaimana di balik dasar laut terdapat api, sedangkan air dan panas adalah sesuatu yang berlawanan. Hingga baru-baru ini di temukan bahwa bumi yang kita huni ini memiliki lapisan batu bagian luar yang terbelah menjadi beberapa lempengan yang terhampar hingga mencapai ratusan kilometer persegi. Kedalaman berkisar antara 65 hingga 150 km. yang mengherankan adalah lempengan-lempengan ini saling terkait antara satu dengan yang lainnya, sehingga menjadikannya seolah-olah seperti satu lempengan saja. Allah SWT pernah bersum...

Sungai di Bawah Laut

Image
5. Sungai Bawah Laut Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan Sungai dalam Laut “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu.” (QS Fushshilat : 53) “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)  Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untu...

Dasar lautan dalam Al Quran I Fakta Al Quran

Image
Manusia tidak mampu menyelam di laut dengan kedalaman di bawah 40 meter tanpa peralatan khusus. Dalam sebuah buku berjudul Oceans juga dijelaskan, pada kedalaman 200 meter hamper tidak dijumpai cahaya, sedangkan pada kedalaman 1000 meter tidak terdapat cahaya sama sekali. Kondisi dasar laut yang gelap baru bisa diketahui setelah penemuan teknologi canggih.  Namun Alquran telah menjelaskan keadaan dasar lautan semenjak ribuan tahun lalu sebelum teknologi itu ditemukan. Alquran surat An Nur ayat 40 menjelaskan mengenai fakta ilmiah ini. “Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih‐bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun.” (QS An Nuur: 40).

Pergerakan Gunung dalam Al Quran I Fakta Al Quran

Image
Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak. “Dan kamu lihat gunung‐gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. An Naml:88) Gerakan gunung‐gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke‐20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua‐benua pada permukaan bumi menyatu pada masa‐masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda‐beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.  Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaima...

Fakta Fungsi Gunung berdasarkan Al Quran

Image
Allah SWT. Berfirman “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka...” (QS. Al Anbiya:31) Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi. Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al-Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja     terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern. Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak dibawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi. Dal...

Fakta lapisan bumi menurut Al Quran

Image
Unsur Bumi 1.Lapisan Bumi Salah satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al‐Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapisan. “Dia‐lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan‐Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah:29)  “Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap‐tiap langit urusannya.” (QS. Fussilat:11‐12)  Kata “langit”, yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al Qur’an, digunakan untuk mengacu pada “langit” bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan. Saat ini benar‐benar diketahui bahwa atmosfer bumi terdiri atas lapisan‐lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis se...

Fakta Kebenaran Al-Qur'an Atas Sains

Image
Pendahuluan Fakta Ilmiah dalam Al Quran telah terbukti kebenarannya yang banyak ditemukan oleh para ilmuwan. Setiap Rasul yang diutus Allah SWT kepada manusia dibekali dengan keistimewaan-keistimewaan yang disebut mukjizat. Mukjizat ini bukanlah kesaktian ataupun tipu muslihat untuk memperdayai umat manusia, melainkan kelebihan yang Allah SWT berikan untuk meneguhkan kedudukan para Rasulnya dan mempertegas seruan (dakwah) mereka agar manusia beriman kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukan Nya (tauhid).  Namun mukjizat setiap nabi dan Rasul berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan karakter dan kondisi kaumnya yang menjadi objek dakwah. Lalu, apakah mukjizat Nabi Muhammad SAW? Para ulama sependapat, di antara sekian banyak mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad saw, yang terbesar adalah Alquran. Alquran adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Alquran bukan hanya petunjuk untuk mencapai ...

Mataeri Bahan Ajar Kelas 8 SMP/MTs

Image

Hukum Masalah Masail Syatta (Lain-lain)

Image
1. Mendatangi dan Mempercayai Dukun Diskripsi masalah: Seringkali datang ke juru bade (dukun) untuk menanyakan halnya. Pertanyaan: 1. Bagaimana hukum orang tersebut, mempercayai jawaban juru bade/dukun tesebut? 2. Bagaimana pula hukum dukun atas jawabannya? Jawaban: 1. Hukum mempercayai dukun tersebut ditafsil: a. Boleh bila orang tersebut mempunyai i’tiqad (keyakinan) bahwa yang menentukan segala sesuatu itu adalah Alloh swt. b. Tidak Boleh (Haram) bila orang tersebut berkeyakinan bahwa yang menentukan segala sesuatu itu adalah apa yang dikatakan dukun tersebut. 2. Hukum dukun atas jawabannya, ditafsil: a. Boleh bila dukun tersebut hanya memberikan ramalan, dan diapun mempunyai i’tikad bahwa yang menentukan sesuatu itu adalah Alloh swt. b. Tidak Boleh (Haram) bila dia memberikan ramalan dan beri’tikad bahwa ramalan itulah yang menentukan segala sesuatu itu. Pengambilan ibarat: 1. Hamisy Bughyatul Mustarsyidin, hal. 206 2. Fatawi ...

Hukum Masalah Bab Ath'imah (Makanan)

Image
Batas-batas Kekuatan Kuku dan Taring Hewan yang Haram Pertanyaan: Sampai dimanakah batas kekuatan kuku dan taring hewan yang sehingga mengakibatkan haram dimakan? Jawaban: Batas-batas kuku dan taring yang mengakibatkan hewan itu haram dimakan, ialah: apabila kuku dan taring itu digunakan sebagai alat utama hewan tersebut untuk melumpuhkan mangsanya. Pengambilan ibarat: Kifayatul Akhyar, juz II, hal. 231 Al-Qolyubi, juz IV, hal. 258 وفى كفاية الاخيار، ج 2 ص 231، مانصه: كل ما كان من السباع له ناب يعدو به على الحيوان ويتقوى به فيحرم كالاسد والفهد والنمر ويحرم من الطيور ماله مخلب قوى يجرح به.  وفى قليوبى وعميرة، ج 4 ص 258، مانصه: (قوله ناب) المعنى فيه من فريسته التى يكسرها بنابه وهي ميتة وكذا يقال فى ذى مخلب. اهـ Orang Nadzar Selamatan Ikut Makan Jamuan Selamatannya Pertanyaan: Bolehkah orang nadzar selamatan (manaqiban misalnya), ikut makan-makanan selamatan tersebut? Jawaban: Hukumnya ditafsil: Orang terebut Tidak Boleh ikut makan,...

Hukum Masalah Bab Qodho` (Keputusan)

Image
1. Konsekuensi Hukum Indonesia dengan Hukum Islam Pertanyaan: Apakah hukum yang berlaku di Indonesia itu sudah dapat membebaskan tanggungan di akherat atau belum? Kalau dapat bagaimana konsekuensinya dengan hukum yang kurang sesuai dengan hukum Islam? Kalau belum, bagaimana agar orang Islam yang berbuat dapat bebas dari tanggungan? Jawaban: Jika hukum yang berlaku di Indonesia itu sesuai dengan hukum syara’, maka bisa menggugurkan tanggungan akherat. Oleh karena itu, bila seseorang dihukumi dengan hukum yang tidak sesuai dengan hukum syara’, maka agar bisa bebas dari tanggungan akherat harus taubat dengan taubatan nasuha (Perlu diketahui bahwa yang dimaksud hukum di sini adalah khusus hukum pidana). Pengambilan ibarat: 1. Majmu’atu Sab’atu Kutub, hal. 60 2. At-Tasyri’ul Jina`i, juz I, hal. 237 3. Al-Bajuri, juz II, hal. 329 وفى مجموعة سبعة كتب، ص 60، مانصه: السياسة شرع مغلظ وهي نوعين سياسة ظالمة والشريعة تحرمها وسياسة عادلة تخرج ...

Hukum Masalah Bab Jinayah

Image
1. Hukum Donor Darah Pertanyaan: Bagaimana hukumnya donor dara (memindah darah seseorang kepada orang lain)? Jawaban: Hukumnya Boleh, apabila langsung dipergunakan si penerima donor dan tidak ditemukan bahan-bahan suci lain yang dapat mengganti kedudukan darah tersebut menurut penyelidiikan dokter muslim. Pengambilan ibarat: Al-Majmu’, juz IX, hal. 50-51 وفى المجموع، ج 9 ص 50-51، مانصه: واما التداوى بالنجاسة غير الخمر فهو جائز سواء فيه جميع النجاسات غير المسكر هذا هو المذهب والمنصوص وبه قطع الجمهور -إلى أن قال- قال اصحابنا وانما يجوز التداوى بالنجاسة اذا لم يجد طاهرا يقوم مقامها فان وجده حرمت النجاسات بلا خلاف وعليه يحمل حديث: ان الله لم يجعل شفاءكم فيما حرم عليكم فهو حرام عند وجود غيره وليس حراما اذا لم يجد غيره، قال اصحابنا وانما يجوز ذلك اذا كان المتداوى عارفا بالطب يعرف انه لايقوم غير هذا مقامه او اخبره بذلك طبيب مسلم عدل ويكفى طبيب واحد صرح به البغوى وغيره 2. Mengganti Jantung Manusia dengan Jantung Anjing Pertanyaan: Ba...