Tafsir Tematik Surat Al An’am Ayat : 46-49

Surat               : Al An’am
Ayat                : 46-49
Tema              : Tanda-tanda kekuasaan Allah dan urgensi diutus para rasul

a. Asbabun nuzul
Kalimat “al aayat” mengandung arti dalil-dalil/ hujjah yang menunjukan akan keesaan Allah swt. Kalimat “ yasdipuuna” maksudnya mereka berpaling dari ayat-ayat Allah dan tidak mengimaninya. “bagtatan au jahratan” mengandung arti malam atau siang maksudnya Allah swt. Menimpakan azab kepada mereka secara tiba-tiba di waktu malam dan siang. “Mubasyiriina”yakni memberi kabar gembira dengan surga “mundirina” yakni memberi peringatan dengan api neraka.(Tafsir al Munir-Dr.Wahbah Az Zuhaili)

b. Materi Dakwah

Berdasarkan analisi ayat di atas Terdapat tiga unsur yang memiliki peranan sangat signifikan pada anggota bandan manusia berikut pungsi-pungsinya yaitu:

  1. Telinga untuk mendengar
  2. Mata untuk melihat
  3. Hati sebagai sumber kehidupan dan pemahaman
Jika salah satu dari ketiga unsur tersebut hilang pada diri manusia maka dia akan mengalami kesulitan meraih kemaslahatan dalam urusan duniawi dan agama



Firman Allah “wa khatama ala qulubikum” (QS.Al An’am: 46) terdapat beberapa penafsiran dalam menafsirkan kata Khatama yakni:
  1. Allah menutupi hati-hati mereka dan mereka pun tidak mendapatkan petunjuk dari-Nya
  2. Hilangnya akal mereka seperti halnya orang gila
  3. Hati yang mati
Misi di utusnya para rasul ke muka bumi
  1. menyampaikan berita gembira
  2. memberi peringatan
  3. menyampaikan ajaran-ajaran Allah yang akan menjadi pedoman hidup bagi manusia agar tercapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat
  4. memperingatkan manusia agar jangan sekali-kali mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun dan supaya jangan membuat kerusakan di muka bumi.

(Tafsir Al Munir-Dr.Wahbah Az Zuhaili dan Mafatihul gaib-Fahru ar razi dan Tafsir Ibnu Katsir)

c. Kisi-kisi materi

Kekuasaan Allah: 2:73; 2:106; 2:109; 2:148; 2:243; 2:259; 2:284; 3:6; 3:27; 3:29; 3:40; 3:47; 4:30; 4:84; 4:133; 4:169; 5:17; 5:19; 5:40; 5:120; 6:6; 6:17; 6:37; 6:38; 6:64; 6:65; 6:95; 6:98; 6:99; 6:101; 6:102; 6:134; 6:141; 7:4; 7:5; 7:54; 8:59; 9:39; 9:116; 10:31; 10:34; 10:49; 11:56;11:72; 11:73; 11:82; 13:2; 13:3; 13:5; 13:12; 13:13; 14:20; 14:33; 14:39; 15:26; 15:27; 16:8; 16:16; 16:40; 16:46; 16:65; 16:66; 16:67; 16:68; 16:69; 16:70; 16:77; 16:79; 17:6
Para rasul diutus untuk memberi petunjuk: 2:53; 2:129; 2:151; 2:170; 2:176; 2:198; 2:209; 2:211; 2:213; 2:231; 2:253; 3:4; 3:103; 3:108; 3:164; 3:183; 3:184; 4:54; 4:79; 4:80; 4:165; 4:170; 4:174; 5:3; 5:7; 5:15; 5:16; 5:19; 5:32; 5:75; 5:104; 5:110; 6:5; 6:19; 6:42; 6:48; 6:84; 6:85; 6:86; 6:87; 6:89; 6:91; 6:104; 6:105; 6:130; 6:151; 6:153; 6:154; 7:35; 7:43; 7:53; 7:59; 7:61; 7:62

c. Hadits

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا رَأَيْتَ اللَّهَ يُعْطِي الْعَبْدَ مِنْ الدُّنْيَا عَلَى مَعَاصِيهِ مَا يُحِبُّ فَإِنَّمَا هُوَ اسْتِدْرَاجٌ ثُمَّ تَلَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika kalian melihat Allah memberikan dunia kepada seorang hamba pelaku maksiat dengan sesuatu yang ia sukai, maka sesungguhnya itu hanyalah merupakan istidraj." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membacakan ayat: '(Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa) (Qs. Al An'am: 44) (HR.Ahmad: 16673)



Comments

Popular posts from this blog

Nikmat untuk ashabul yamin dan azab untuk ashabus syimal

Tafsir Ibnu Katsir Bahasa Indonesia Lengkap

Tafsir Tematik Surat Al-Maidah Ayat 116-120