Tafsir Tematik Surat Al An’am Ayat 146

Surat        : Al An’am
Ayat         : 146
Tema        : Merubah hukum Allah akan mengakibatkan kemudharatan

a. Asbabun nuzul
Kalimat“ Alladziina Haadu” Maksudnya orang-orang yahudi. Seperti perkataan mereka dalam firman Allah swt. “Inna Hudna ilaika” yakni sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. “Kula dzi dupurin” yakni setiap binatang yang memiliki kuku seperti unta dan burung unta. “Bibagyihim” yakni dengan sebab kesesatan mereka maka Allah  menghukum mereka dengan mengharamkan binatang yang baik kepada kaum yahudi.(Tafsir Al Munir-Dr.Wahbah Az Zuhaili)

b. Materi Dakwah
Merubah hukum Allah (halal dan haram) akan mengakibatkan kemudharatan
  1. Di antara hak Allah sebagai Zat yang menciptakan manusia dan pemberi nikmat yang tiada terhitung banyaknya itu, ialah menentukan halal dan haram dengan sesukanya, sebagaimana Dia juga berhak menentukan perintah-perintah dan syi'ar-syi'ar ibadah dengan sesukanya.
  2. Buat manusia sedikitpun tidak ada hak untuk berpaling dan melanggar. Ini semua adalah hak Ketuhanan dan suatu kepastian persembahan yang harus mereka lakukan untuk berbakti kepadaNya.
  3. Allah juga berbelas-kasih kepada hambaNya. Oleh karena itu dalam Ia menentukan halal dan haram dengan alasan yang ma'qul (rasional) demi kemaslahatan manusia itu sendiri.
  4. Allah pernah juga mengharamkan hal-hal yang baik kepada orang-orang Yahudi Dan kepada orang-orang Yahudi, Allah haramkan segala binatang yang berkuku; dan dari sapi dan domba, Allah haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung  keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Tetapi semua itu merupakan hukuman kepada mereka atas kedurhakaan yang mereka perbuat dan pelanggarannya terhadap larangan Allah

Di dalam Islam caranya Allah menutupi kesalahan, bukan dengan mengharamkan barang-barang baik dengan yang lain, tetapi ada beberapa hal yang di antaranya ialah:
  1. Taubat dengan ikhlas (taubatan nasuha). Taubat ini dapat menghapuskan dosa bagaikan air jernih yang dapat menghilangkan kotoran
  2. Dengan mengerjakan amalan-amalan yang baik, karena amalan-amalan yang baik itu dapat menghilangkan kejelekan
  3. Dengan bersedekah (shadaqah) karena shadaqah itu dapat menghapus dosa, bagaikan air yang dapat memadamkan api.
  4. Dengan ditimpa oleh beberapa musibah dan percobaan, dimana musibah dan percobaan itu dapat meleburkan kesalahan-kesalahan, bagaikan daun pohon kalau sudah kering akan menjadi hancur. (Tafsir Ibnu Katsir dan Halal dan Haram-Dr. Yusuf Qardawi)

c. Kisi-kisi Materi
Kejelasan halal dan haram: 2:173; 4:13; 4:26; 24:1 
Mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram: 3:93; 4:2; 5:87; 5:103; 6:138; 6:139; 6:140; 6:143; 6:144; 6:150; 7:32; 7:81; 9:37; 10:59; 16:35; 16:116; 66:1; 68:12 
(Indeks Al Qur’an) 

d. Hadits
عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَتْ حَفْصَةُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسٌ مِنْ الدَّوَابِّ لَا حَرَجَ عَلَى مَنْ قَتَلَهُنَّ الْغُرَابُ وَالْحِدَأَةُ وَالْفَأْرَةُ وَالْعَقْرَبُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ
Dari Ibnu Syihab dari Salim berkata; 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma berkata,, telah berkata, Hafshah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada lima jenis hewan yang seseorang tidak berdosa jika membunuhnya, yaitu: burung gagak, burung rajawali, tikus, kalajengking dan anjing galak (HR.Bukhari: 1697).

Comments

Popular posts from this blog

Nikmat untuk ashabul yamin dan azab untuk ashabus syimal

Tafsir Ibnu Katsir Bahasa Indonesia Lengkap

Tafsir Tematik Surat Al-Maidah Ayat 116-120