Tafsir Tematik Surat Al-An'am Ayat 4-6
|
Surat :
Al An’am
Ayat :
4-6
Tema : Sebab kekufuran manusia akan ayat-ayat Allah |
a. Asbabun nuzul
Kalimat “min qarnin” termasuk kalimat
majaz mursal yakni; kata yang digunakan bukan untuk maknanya yang asli karena
adanya alaqah (hubungan) selain keserupaan serta ada korinah yang
memahami untuk diberlakukan makna hakiki. Adapun yang di maksud dengan min
qarnin pada ayat di atas maksudnya ialah Ahlu qarnin (penduduk yang
hidup pada generasi sebelumnya) (At-Tafsir Al Munir, Dr. Wahbah bin Musthafa
Az-Zuhaily)
b. Materi Dakwah
Sebab
kekufuran manusia akan ayat-ayat Allah dan akibatnya
Paktor-paktor yang
mendorong manusia untuk berpaling dari ayat-ayat Allah di antaranya:
- Sikap pendustaan mereka terhadap ajaran yang haq yang disampaikan kepada mereka yakni dinul islam (agama islam) yang di bawakan oleh Muhammad saw. yang menjadi nabi terakhir
- Konsekwensi mereka untuk senantiasa mendustakan ajaran tersebut
Imam
Arraji mengatakan; terdapat tiga tingkatan sikap orang-orang kafir terhadap
ayat-ayat Allah yaitu:
- Berpaling untuk berfikir tentang ayat-ayat Allah swt
- Mendustakan akan ayat-ayat Allah swt
- Menghinakan akan ayat-ayat Allah sw
Faktor-faktor
yang Menyebabkan Kufur
- Kepercayaan terhadap Allah yang sudah ada, tidak dikembangkan
- Tidak mengakui kebenaran karena suatu hal
- Adanya keraguan dalam pikiran
- Karena pengaruh lingkungan
Macam-macam
Kufur
- ↯Kufur zindik, yaitu tidak mengakui kebenaran ajaran islam tetapi berpura-pura sebagai pemeluk agama islam dengan tujuan dapat menghancurkan islam dari dalam
- Kufur inadi, yaitu meyakini adanya Allah dengan hati dan ucapan, tetapi tidak patuh kepada hukum-hukum Allah
- Kufur mu’aththil (Atheis), yaitu tidak percaya akan adanya tuhan
- Kufur nikmat yaitu tidak bersukur atas nikmat yang diberikan Allah
- Kufur juhud, yaitu mengingkari kebenaran agama Allah
(Jadul muayyar-Ibnu al Jauziyyah dan Tafsir Al Munir-Dr.Wahbah Az
Zuhaili dan Tafsir Ibnu Katsir)
c. Kisi-kisi
Materi
Orang-orang
musyrik mendustai Al Quran: 4:140; 6:25; 6:68; 8:31; 10:15; 10:37; 10:38;
11:13; 11:35; 15:91; 16:24; 21:5; 25:4; 32:3; 34:8; 34:43; 36:69; 37:15; 42:24;
46:7; 46:11; 52:33; 68:44; 81:25; 83:13
(Indeks
Al Qur’an)
d. Hadits
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَمَنْ أَحَبَّ عَبْدًا لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَمَنْ يَكْرَهُ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُلْقَى فِي النَّارِ
Diriwayatkan
dari Qotadah dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau
bersabda: "Tiga (perkara) yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan
mendapatkan manisnya iman: Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain
keduanya. Dan siapa yang bila mencintai seseorang, dia tidak mencintai orang
itu kecuali karena Allah 'azza wajalla. Dan siapa yang benci kembali kepada
kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka" (HR.Bukhari: 20)
Comments
Post a Comment