Tafsir Tematik Surat Al A’raf Ayat 163-166
Surat : Al A’raf
Ayat : 163-166
Tema : Pelajaran dari kisah hari sabat (sabtu)
a. Asbabun nuzul
Firman Allah swt. “Was’alhum” ayat ini di tunjukan kepada Nabi Muhammad saw. yang berisi perintah untuk menanyakan kepada Bani Israil tentang kampung Ailah yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu. Adapun yang di maksud denga Qaryah pada ayat di sini ialah penduduk yang mendiami negri tersebut. Negri tersebut sekarang lebih di kenal dengan nama negri Madyan atau negri Thibristan.(Tafsir Al-Munir-Dr.Wahbah Az-Zuhaili)
b. Materi Dakwah
Sifat dan Tabiat Yahudi dalam al-Quran
- Durhaka dan melampaui batas, serta membiarkan kemungkaran yang terjadi di antara mereka (QS al-Maidah : 78-79)
- Semakin durhaka sesudah al-Quran diturunkan (QS al-Maidah : 64)
- Permusuhan mereka yang amat besar terhadap Islam dan umatnya. (QS al-Maidah : 82)
- Suka melanggar perjanjian yang mereka buat sendiri, termasuk perjanjian dengan Allah Swt dan rasul-rasul-Nya (QS Thaha : 86)
- Mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh banyak nabi (QS Ali Imran : 112)
- Banyak berbuat lancang terhadap Allah Swt, seperti menuduh Allah Swt miskin dan tangan-Nya terbelenggu (QS Ali Imran: 181)
- Memalsukan kitab dengan tangannya (QS al-baqarah : 79)
- Amat tamak terhadap dunia, bahkan melebihi orang Musyrik. Menginginkan umur yang panjang dan mengejar kesenangan serta takut akan kematian (QS al-Baqarah : 96)
- Mengenal benar siapa Rasulullah saw, namun mereka menyembunyikan kebenaran. (QS al-Baqarah [2]: 146).
- Mengikuti hawa nafasunya, hingga risalah yang dibawa rasul pun harus pun harus sejelan dengan hawa nafsunya. (QS al-Baqarah : 87)
- Tidak senang terhadap kaum Muslim selama tidak mengikuti hawa nafsu mereka (QS al-Baqarah : 120)
- Berdusta atas nama Allah Swt dengan mengatakan bahwa mereka adalah anak-anak Allah dan kekasih-Nya (QS al-Maidah : 18)
- Sombong dan takabbur, hingga mereka pernah diubah wujudnya menjadi kera yang hina (QS.Al-A’raf: 166)
Sikap yahudi terhadap kemungkaran, mereka terbagai ke dalam tiga kelompok yaitu:
- kelompok yang melanggar larangan dan memakai tipu muslihat dalam berburu ikan di hari Sabtu.
- kelompok yang melarang perbuatan itu dan memisahkan diri dari mereka yang melanggar.
- Kelompok yang bersikap diam, tidak mengerjakan, tidak pula melarang, tetapi mereka mengatakan kepada kelompok yang memprotes perbuatan tersebut, seperti yang dituturkan oleh firmanNya (QS.7:164)
Pelajaran yang sangat berharga dari kisah ini bahwa pengingkaran terhadap Nabi Muhammad saw. dan Mukjizatnya yang terjadi sekarang ini bukanlah hal yang baru tetapi pengingkaran tersebut merupakan dampak atau hasil dari apa yang pernah dilakukan oleh umat-umat terdahulu. (Tafsir Al-Munir-Dr.Wahbah Az-Zuhaili, Tafsir Ibnu Katsir dan Bidayah Wa Nihayah)
c. Kisi-kisi Materi
Kampung tempat bangsa Yahudi melanggar janji di hari Sabtu: 2:62; 3:113; 3:114; 3:199; 4:162; 5:44; 5:66; 5:69; 7:120; 7:121; 7:123; 7:124; 7:125; 7:126; 7:157; 7:159; 7:168; 7:170; 10:83; 10:85; 10:86; 10:87; 13:36; 13:43; 17:107; 20:70; 20:72; 20:73; 26:46; 26:47; 26:48; 26:50; 26:51; 28:52; 28:53; 28:54; 28:55; 29:47; 32:24
(Indeks Al Qur’an)
d. Hadits
عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَسَّالٍ قَالَ قَالَ يَهُودِيٌّ لِصَاحِبِهِ اذْهَبْ بِنَا إِلَى هَذَا النَّبِيِّ فَقَالَ صَاحِبُهُ لَا تَقُلْ نَبِيٌّ إِنَّهُ لَوْ سَمِعَكَ كَانَ لَهُ أَرْبَعَةُ أَعْيُنٍ فَأَتَيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَاهُ عَنْ تِسْعِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ فَقَالَ لَهُمْ لَا تُشْرِكُوا بِاللَّهِ شَيْئًا وَلَا تَسْرِقُوا وَلَا تَزْنُوا وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا تَمْشُوا بِبَرِيءٍ إِلَى ذِي سُلْطَانٍ لِيَقْتُلَهُ وَلَا تَسْحَرُوا وَلَا تَأْكُلُوا الرِّبَا وَلَا تَقْذِفُوا مُحْصَنَةً وَلَا تُوَلُّوا الْفِرَارَ يَوْمَ الزَّحْفِ وَعَلَيْكُمْ خَاصَّةً الْيَهُودَ أَنْ لَا تَعْتَدُوا فِي السَّبْتِ
Diriwayatkan dari Shafwan bin 'Assal ia berkata; "Seorang Yahudi berkata kepada sahabatnya; "Marilah kita berangkat bersama menemui Nabi ini!" sahabatnya menjawab: "Jangan katakan Nabi, sungguh apabila dia mendengar perkataanmu, maka dia akan memiliki empat mata (bahasa kiasan dari senang), " lalu keduanya mendatangi Rasulullah SAW. dan bertanya kepada beliau tentang sembilan ayat bayyinat, beliau bersabda kepada mereka: "Janganlah kalian menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, jangan mencuri, jangan berzina, jangan membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan benar, jangan menjelek-jelekkan orang yang tidak bersalah kepada penguasa agar penguasa membunuhnya, jangan melakukan sihir, jangan memakan riba, jangan menuduh (berbuat zina) wanita-wanita suci, jangan berpaling lari dari medan pertempuran, dan kepada kalian khususnya wahai orang-orang Yahudi, janganlah kalian melampaui batas pada hari sabtu (HR.Tirmidzi: 2657).
Comments
Post a Comment