Tafsir Tematik Surat Al A’raf Ayat 178-179

Surat      : Al A’raf
Ayat       : 178-179
Tema      : Sebab-sebab hidayah dan kesesatan

a. Asbabun nuzul
Firman Allah swt. “Zara’na” kami jadikan “Aljinna” Makhluk samar yang tidak bisa terdeteksi dengan indra “lahum quluubun laa yafhamuuna biha” hati yang tidak bisa memahami akan kebenaran (hak) Adapun yang di maksud dengan Qalbu (hati) pada ayat di sini ialah Akal. “laa yubsiruuna biha” yakni mata yang tidak bisa meliaht akan dalil-dalil yang menunjukan atas kekuasaan Allah swt. (Tafsir Al-Munir-Dr.Wahbah Az-Zuhaili)

b. Materi Dakwah
Sebab-sebab hidayah dan kesesatan
Allah Swt. berfirman bahwa barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya; dan barang siapa yang disesatkan oleh-Nya, maka sesungguhnya dia telah merugi, kecewa, dan sesat tanpa dapat dielakkan lagi. Karena sesungguhnya sesuatu yang dikehendaki oleh Allah pasti terjadi, dan sesuatu yang tidak dikehendaki¬-Nya pasti tidak akan terjadi.
Faktor yang menjadi sebab memperoleh Hidayah itu. Di antaranya :
  1. Adanya iman (keyakinan), seperti yang Allah jelaskan dalam dalam firman-Nya (QS.10:9
  2. Menggunakan akal untuk mengkaji dan memikirkan ciptaan Allah dalam jagad raya seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam. Masalah ini dijelaskan Allah dalam firman-Nya.(QS.6:77)
  3. Membaca, mendengarkan dan memahami Al-qur’an . Hal tersebut dijelaskan Allah dalam firman-Nya.(QS.27:92)
  4. Berdoa atau memohon kepada Tuhan Pencipta untuk mendapatkan Hidayah-Nya, seperti yang Allah jelaskan dalam firman-Nya.(QS.1:6-7)
  5. Menikuti Al-Qur’an dan mencari apa yang diridhai Tuhan Pencipta, seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya.(QS.5:16)
  6. Beriman Kepada Allah, Rasul-Nya dan mengikuti jalan hidup Rasul-Nya, seperti yang dijelaskan Allah dalm firman-Nya.(QS.7:158)
  7. Mau menerima kebenaran Al-Qur’an dan peringatan yang disampaikan Rasul Saw. seperti yang dijelaskan Allah dalam firman-Nya.(QS.32:2-3)
  8. Tidak takut kecuali hanya kepada Allah, seperti yang dijelaskan Allah dalam firman-Nya.(QS.9:18)

Faktor yang menjadi sebab kesesatan Di antaranya:
  1. Timbulnya kezaliman(tirani dan despotisme) (QS.2:26)
  2. Timbulnya kekufuran (QS.2:265)
  3. Pendusta (QS.39:3)
  4. Berlebih-lebihan (israf) (QS.40:28)

Konklusinya, penegasan Al-Qur’an bahwa kesesatan hanya berasal dari Allah Swt. semata, hanya khusus bagi orang-orang yang memiliki kriteria kufur, tirani, fasik, dusta, berlebih-lebihan, dan enggan berterimakasih.
(Tafsir Al-Munir-Dr.Wahbah Az-Zuhaili dan Aqidah Thahawiyah-Abu Ja’far At-Thahawi)

c. Kisi-kisi Materi
Hidayah (petunjuk) dari Allah: 2:5; 2:26; 2:38; 2:120; 2:142; 2:143; 2:185; 2:198; 2:213; 2:258; 2:264; 2:272; 3:8; 3:73; 3:86; 4:26; 4:68; 4:88; 4:137; 4:168; 4:175; 5:16; 5:51; 5:67; 5:108; 6:35; 6:71; 6:77; 6:80; 6:84; 6:87; 6:88; 6:90; 6:125; 6:144; 6:149; 6:161; 7:43; 7:55; 7:155; 7:178; 7:186; (Indeks Al Qur’an) 

d. Hadits
عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عُمَيْرَةَ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِمُعَاوِيَةَ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ هَادِيًا مَهْدِيًّا وَاهْدِ بِهِ
Diriwayatkan dari dari Abdurrahman bin Abu 'Umairah -salah seorang dari sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam-, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau berdo'a kepada Mu'awiyah: "Ya Allah jadikanlah ia pemberi hidayah yang mendapat hidayah dan berilah hidayah melalui perantaraannya."(HR.Tirmidzi: 3777).

Comments

Popular posts from this blog

Nikmat untuk ashabul yamin dan azab untuk ashabus syimal

Tafsir Ibnu Katsir Bahasa Indonesia Lengkap

Tafsir Tematik Surat Al-Maidah Ayat 116-120