Ahlak Seorang Mukminah Dengan Makan Secukupnya Saja
SURAT YUSUF, AYAT 47
Di dalam Al-Musnad disebutkan bahwa Rasulallah bersabda: “Tidaklah anak keturunan anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk daripada perut. Cukuplah anak Adam itu beberapa suapan yang dapat menegakan tulang sulbinya. Kalau memang harus berbuat, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk napasnya.”.
Seorang mukmin dan mikminah seyogyanya memperhatikan pola makan yang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-harinya agar makanan tersebut bermanfaat bagi tubuh dan terhindar dari penyakit
Pada dasarnya tingkat makanan yang di konsumsi seseorang itu ada tiga macam yakni menurut kebutuhan, cukup dan berlebihan.
Rasulallah menggambarkan kepada umatnya dimana beliau makan baginya cukup beberapa suap saja yang bisa menegakkan tulang punggungnya agar kondisi fisiknya tetap prima dan bugar. Makanan yang dikonsumsi oleh seseorang itu mengisi sepertiga bagian perutnya, sepertiga lagi untuk air dan sepertiga lagi untuk napas. Pola makan seperti inilah yang sangat bermanfaat bagi badan dan hati. Jika makanan terlalu banyak, bagian untuk air menjadi berkurang, begitu pula bagian untuk napas dan tentu hal ini akan berdampak negative bagi kesehatan jiwanya.
(Zadul Ma’ad-Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah/Pustaka Azam Hal 271)