Beramal Hanya Ikhlas Karena Allah. SWT
SURAT AT TAUBAH, AYAT 105
Eksistensi beramal hanya ikhlas karena Allah. SWT sangat dituntut dalam setiap ibadah seorang mukminah baik ketika shalat, zakat, puasa, jihad, amar ma’ruf, nahi munkar, dan seluruh perkara yang disyari’atkan oleh Allah, oleh karena itu dalam menunaikan segala kewajiban syari’at, seorang mukminah wajib untuk melaksanakan perintah Allah dengan disertai rasa takut terhadap siksa-Nya dan disertai rasa tamak untuk memperoleh pahala-Nya.
Ikhlas juga dituntut dalam segala aktivitas yang dikerjakan oleh manusia, baik dia seorang buruh, penasihat, orang yang diberi amanat, pegawai, guru atau seorang pelajar. Terkait dengan menuntut ilmu, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan pahala yang akan diperoleh seorang penuntut ilmu yang ikhlas dan juga apa yang akan diperolehnya jika dia melakukan aktivitasnya tanpa disertai keikhlasan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah Beliau bersabda: “Barang siapa yang menempuh suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu syar’i, maka Allah memudahkan baginya untuk menempuh jalan ke surga.” (HR. Muslim)
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Jangan sampai tujuan kalian dalam menuntut ilmu adalah untuk membanggakan diri di depan orang awam, atau untuk mendebat para ulama, atau agar manusia tertarik padamu. Carilah balasan yang ada di sisi Allah dengan perkataan dan perbuatan kalian, karena segala sesuatu selainnya tidaklah kekal.”
(Kitabul Ikhlas-Syaikh Abdul Muhsin Al-’Abbad Al Badr/Maktabah Syamila Hal.3-4)
Comments
Post a Comment