Berbicara Dengan Ucapan Yang Sopan Dan Dapat Dimengerti Orang
SURAT IBRAHIM, AYAT 4
Islam, sebagai agama yang sempurna, telah mengatur semua hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial manusia. Mulai dari hal yang kecil seperti etika makan, minum, atau berpakaian termasuk etika berbicara, sampai hal yang besar seperti bermuamalah antar sesama umat, dll.
Berbicara merupakan bentuk interaksi yang paling mudah dan paling sering dilakukan, tidak sedikit orang yang melakukannya tanpa memperhatikan etika dan pada akhirnya banyak yang celaka atau tersandung masalah karenanya. Berbicara tanpa etika juga dapat menyebabkan perpecahan dan permusuhan. Islam telah mengingatkan umatnya agar hati-hati dan memperhatikan etika dalam berbicara.
Adapun berbicara yang dianjurkan oleh islam seperti Berbicara hanya untuk kebaikan (ma’ruf) juga berbicara dengan cara yang baik, benar, berkualitas, dan tidak mendebat. Ini berarti, seorang muslim harus menjaga lisannya ketika berbicara. Tidak berbicara yang bathil, dusta, menggunjing atau ghibah, mengadu domba, atau melontarkan ucapan yang kotor, sebab kata-kata mempunyai dampak yang sangat luar biasa dan merugikan.
(Etika muslim sehari-hari. Hal 7 oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz. diambil dari Al-Qismu Al-Ilmi penerbit Dar Al-Wathan, Saudi Arabia)