Itsar (Mengutamakan Kepentingan Orang Lain)

SURAT YUNUS, AYAT 26
Salah satu bentuk akhlak seorang mukminin dan mukminah adalah berlaku Itsar yakni, mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan dirinya sendiri. 

Itsar merupakan kebalikan dari kikir. Orang yang mengutamakan orang lain berarti meninggalkan apa yang sebenarnya dia perlukan. Sedangkan orang kikir adalah orang yang menginginkan apa yang tidak ada di tangan-nya. Jika sudah mendapatkan apa yang diinginkannya, maka dia tidak mau mengeluarkannya atau bakhil. Jadi bakhil merupakan hasil dari kikir. Kikir menyuruh kepada bakhil 

Orang yang bakhil ialah yang memenuhi ajakan kikir, sedangkan mu'tsir (orang yang mengutamakan kepentingan orang lain) memenuhi ajakan kemurahan hati dan kedermawanan. Kebalikan itsar adalah atsa-rah, artinya tidak peduli keperluan saudaranya karena dia juga memerlu-kannya atau lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri. Inilah yang disabdakan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada orang-orang An-shar, "Sepeninggalku kalian akan menemui orang-orang yang suka mengutamakan kepentingan diri sendiri. Maka bersabarlah kalian hingga kalian bersua aku di alam kubur”
(Madarijus-salikin bayanu manzili iyyaka na’budu wa iyyaka nastaiin-Muhammad bin Abi Bakar Ayubi/Daarul Kitab arabi Hal 291)

Popular posts from this blog

Nikmat untuk ashabul yamin dan azab untuk ashabus syimal

Tafsir Ibnu Katsir Bahasa Indonesia Lengkap

Tafsir Tematik Surat Al-Maidah Ayat 116-120