Memanggil Nama Seseorang dengan Nama Yang Baik

SURAT AL ISRAA, AYAT 110
Panggil-memanggil adalah aktivitas yang tidak pernah ditinggalkan oleh manusia sebagai makhluk sosial. Dan Islam telah mengajarkan adab-adab dalam menjalankan aktivitas ini. Panggilan, baik yang diperbolehkan maupun yang tidak telah dijelaskan dalam Islam.

Tidak Memanggil dengan Julukan yang Dibenci Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) telah berfirman, yang maknanya,”…Dan janganlah kalian panggil-memanggil dengan gelar-gelar buruk.” (Al Hujurat [49]: 11).

Rasulullah saw memanggil para shahabtanya dengan nama julukan mereka, untuk menghormati mereka dan menarik simpati hati mereka, dan memberikan nama julukan kepada orang yang tidak memilikinya sehingga orang tersebut dikenal dengan nama yang diberikan beliau tersebut. Beliau juga memanggil dengan nama julukan kepada para wanita yang memiliki anak dan yang tidak memiliki anak

Beliau adalah orang yang paling asih, paling baik dan paling bermanfaat bagi orang. Suara-suara tidak pernah ditinggikan di dalam majlis beliau. Bila bangkit dari majlisnya, beliau mengucapkan do'a: "Maha Suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau yang Mahaesa, tiada sekutu bagi-Mu. Aku memohon ampunan dan bertobat kepada-Mu." Kemudian beliau bersabda, "Jibril mengajarkan do'a itu kepadaku." 
(Al Mukhtahlish fi Tazkiyatil Anfus-Said Hawa/ Darus Salam Hal.368) 

Popular posts from this blog

Nikmat untuk ashabul yamin dan azab untuk ashabus syimal

Tafsir Ibnu Katsir Bahasa Indonesia Lengkap

Tafsir Tematik Surat Al-Maidah Ayat 116-120