Menjauhi Berbuat Aniaya Terhadap Orang Lain
SURAT YUNUS, AYAT 44
Hendaknya seorang mukminah menjauhi dan menghindari sikap zholim (berbuat aniaya) terhadap orang lain seperti memakan dan mengambil harta orang lain, berbuat aniaya kepada manusia dengan cara memukul, mencaci maki, bertindak sewenang-wenang dan melampui batas terhadap orang lain
Dalam sebuah hadits Qudsi, Allah SWT. Berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezholiman atas diri-Ku, dan Aku jadikan ia haram (dikerjakan) di antara kamu, maka janganlah kamu saling menzholimi”(HR.Muslim: 4674).
Sebagian Salaf berkata, “Janganlah engkau berbuat aniaya terhadap orang yang lemah, supaya engkau tidak menjadi sejahat-jahat orang yang kuat”
Diberitakan bahwa di dalam kitab taurat tertulis, “Seorang penyeru akan menyerukan di balik shirath ‘Wahai orang zholim yang bertindak sewenang-wenang, wahai orang-orang yang celaka yang bertindak sekehendak hatinya, sesungguhnya Allah telah bersumpah dengan kemuliaan-Nya, bahwa pada hari ini orang-ornag zholim tidak akan melewati jembatan ini”
(Al Kabair-Muhammad Utsman Azd-Dzahabi/Daarun nadwah Al Jadidah-Bairut Hal 104)