Menumbuhkan Sikap Raja’(Selalu Optimis) Dan Tidak Pernah Putus Asa
SURAT YUSUF, AYAT 87
Raja' (optimis) merupakan saran yang membawa hati ke tempat Sang Kekasih, yaitu Allah dan kampung akhirat melalui media pendekatan diri kepada Allah dengan melakukan ubudiyah dan juga mencintai-Nya. Ada pula yang mendefinisikan maksudnya adalah percaya akan kemurahan Allah. Seperti dalam Firman-Nya: “Mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah: 218).
Seorang muslimah yang sejati sudah sepatutnya menumbuhkan sikap raja dalam segala aspek kehidupannya disertai dengan usaha dan tawakal karena pala ulama telah sepakat bahwa raja ’tidak dianggap sah kecuali disertai dengan usaha.
Para ulama mengklasifikasikan Raja’ kedalam tiga bagian, dua diantaranya termasuk yang terpuji dan yang satu lagi yang tercela.
- Sikap optimism agar dapat taat kepada Allah berdasarkan cahaya dari Allah, lalu dia mengharap pahala dari-Nya.
- Seseorang yang berbuat dosa lalu bertaubat dan mengharap ampunan Allah, kemurahan dan kasih sayang-Nya.
- Orang yang melakukan kesalahan dan mengharap rahmat Allah tanpa disertai usaha. Sikap seperti ini termasuk dalam kategori penipuan dan harapan yang dusta.
(Madarijus Salikin bayanu manazili iyyaka na’budu wa iyyaka nastain-Muhammad bin Abi Bakar Ayubi/Darul kitabi Al Arabi-Bairut Hal 35-36)