Peran Serta Seorang Mukminah Dalam Mempelajari Bahasa Arab
SURAT YUSUF, AYAT 2
Bahasa Arab adalah bagian dari ilmu islam, sekalipun kedudukannya sebagai wasilah (perantara) untuk memahami ilmu-ilmu utama dalam agama islam, namun bahasa Arab mendapat posisi penting di antra ilmu-ilmu wasilah, sehingga para ulama banyak memberikan perhatian yang sangat signifikan terhadap bahasa Arab.
Syaikh Ibnu Utsaimin ra. Berkata: “Bersungguh-sungguhlah untuk mempelajari ilmu syar’I dan yang dapat menopangnya seperti ilmu nahwu”
Al-Imam As-Sakhawi dalam kitab Fathul Mughits mengutip perkataan Al Imam Asy-Sya’bi ra. “Nahwu di dalam ilmu ibarat garam pada makanan.”
Al-Imam Asy-Syu’bah ra. Mengatakan. “Barang siapa yang pandai dengan hadits tetapi tidak pandai dengan bahasa Arab maka kedudukannya bagaikan badan tanpa kepala.”
Seseorang yang berbicara, membaca atau mengungkapkan kalimat-kalimat Arab akan terasa enak untuk didengar manakala sesuai dengan tata bahasa Arabnya (Nahwu dan Sharaf) sehingga eksistensi orang tersebut akan lebih dikedepankan dan lebih dihormati keberadaannya.
(Muqaddimah Pengantar Mudah belajar Bahasa Arab-Abu Hamzah Yusuf Al-Atsary/ Pustaka Adhwa Hal 10)