Membalas Kebaikan Orang Lain Dengan Kebaikan Juga

SURAT AN NAHL, AYAT 30
Berterima kasih atas pemberian orang lain adalah tanda bersyukur kepada Allah Ta’ala. Nabi bersabda: “Tidak dianggap bersyukur kepada Allah orang yang tidak bersyukur kepada manusia.” (HR.Abu Daud: 4177)

Konsep hadits di atas memberikan pengertian bahwa orang yang tabiat dan kebiasaannya tidak mau berterimakasih terhadap kebaikan orang lain, biasanya juga mengingkari nikmat Allah swt. Dan tidak mensyukurinya. Demikian juga Allah swt, tidak menerima syukur hamba kepada-Nya apabila hamba tidak mensyukuri kebaikan orang karena dua hal ini saling berkaitan.

Logikanya adalah orang yang tidak bisa mensyukuri pemberian orang meskipun hanya sedikit, bagaimana mungkin ia akan bisa mensyukuri pemberian Allah swt. Yang tak terbilang. Allah berfirman: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya” (QS.An-Nahl:18).

Beberapa cara membalas kebaikan dan pemberian orang lain:
↪Membalas pemberian tersebut
↪Memuji orang tersebut
↪Mengucapkan Jazakallah khairan kepada orang tersebut
↪Mendoakan orang tersebut
Maka sepatutnya sebagai bukti akhlak mahmudah muslimah terhadap Rabbnya  maka dia harus  senantiasa membalas kebaikan orang lain dengan bersyukur atas kebaikan yang telah di berikan kepadanya.
(Aunul Ma'bad- Al Imam Al Khaththabi/Darul kutub al ilmiah Hal 113/114)

Popular posts from this blog

Nikmat untuk ashabul yamin dan azab untuk ashabus syimal

Tafsir Ibnu Katsir Bahasa Indonesia Lengkap

Tafsir Tematik Surat Al-Maidah Ayat 116-120